Terjatuh itu pasti,bangkit itu pilihan

   Kadang kita tidak bisa mengerti akan apa yang terjadi,kadang merasa jengah,bosan bahkan marah,marah akan kelemahan kita,marah akan keadaan,dan banyak hal lain yang sejenis.Tahukah anda di saat kita marah,kesal atau bahkan membenci kita mengeluarkan energi yang lumayan banyak,dan energi itu terpakai sia-sia,we use an energi for nothing,suatu hal yang sia-sia dan mubadzir.

   
    Misalkan kita butuh energi sekitar 2000ccl untuk membangun sebuah jembatan dalam waktu sehari,dengan marah kita menghabiskan semuanya hanya dalam waktu beberapa jam atau bahkan menit saja,tanpa ada apappun yang di hasilkan,dan bahkan tidak merubah keadaan sedikitpun ke arah yang lebih baik,.

    Jangan pernah mau di bayangi masalalu,masalalu memang tak bisa kita pisahkan dari diri kita,karena itu semacam sisi koin yang lain dalam hidup kita,tapi kita bisa memfilter,masalalu yang mana yang boleh di ingat,masalalu mana yang harus kita perbaiki,karena masalalu itu tidak hanya berfungsi sebagai pembangkit rasa penyesalan,tapi juga sebagai referensi utntuk tindakan kita selanjutnya,Kita tidak harus memandang masalalu itu sesuatu yang bikin kita terpuruk saat ini.

    Coba bayangkan jika anda sedang berjalan di jalanan lalu anda tersandung dan jatuh,,hal pertama apa yang kira-kira akan anda lakukan???..
    
   Yups..benar sekali mungkin anda akan sedikit mencaci,merasakan sejenak rasa sakit lalu bangkit berdiri dan melanjutkan perjalanan,,bahkan ada di antaranya yang langsung berdiri dan terus berjalan walau masih terasa sakit..dan itu sebuah pilihan,
    
    Ketika jatuh anda bebas untuk memilih,memilih untuk tetap di tempat,menangis terus menerus dan merasakan rasa sakit,atau kembali berdiri dan melanjutkan berjalan.Coba bayangkan dengan imajinasi anda,jika misalnya anda tetap tersungkur dan menunggu untuk datangnya pertolongan,berapa lama waktu yang di butuhkan untuk menunggu pertolongan itu,dn selama masa menunggu itu,sudah berapa banyak kesempatan di depan yang lari atau bahkan hilang begitu saja??..
   
    Sementara kesempatan itu tak datang dua kali,kalau pun ada mungkin perbandingannya itu 1000:1,walau pun iya misalkan kita membutuhkan pertolongan orang lain,kita juga di hadapkan kepada dua pilihan,menunggu atau mencari sambil berjalan,,kira-kira yang mana yang lebih efektif menurut anda??..

    Saya yakin setiap orang pernah merasakan hal ini,walau intensitas dan kekuatannya berbeda,karena hal ini sudah bagian dari kehidupan,terjatuh itu pasti,bangkit itu pilihan.Kehidupan memang keras,karena emang sudah settingannya seperti itu,tidak ada satu orang pun di dunia ini yang bisa merubah settingan kehidupan.Yang harus kita perbaiki adalah settingan kita dan pola pikir kita dalam menyikapinya.

    Keyakinan kita dan cara kita mengatasi semuanya,adalah kunci kita bangkit dalam keterpurukan,lama tidaknya itu tergantung anda dalam memilih waktu untuk bangkit,perlu di ingat walau settingan kehidupan tidak bisa di rubah tapi kendali kita yang menjalani ada di diri kita sendiri.

    Jika saya terjatuh,kira-kira ini yang saya lakukan..:
ketika terjatuh,saya sadar saya telah melakukan kesalahan,sakit memang dan membekas sekali,saya berdiri lalu sejenak menatap lubang yang membuat saya tersungkur.dan mencoba memahami kenapa saya masuk ke lubang itu,,lalu saya pun berjalan.Saya tidak ingin mengingat rasa sakit itu,karena itu dapat menghambat saya dalam bergerak dan menghambat pikiran saya untuk mencari penyebab saya terjatuh,saya harus tetap fokus sama langkah kaki saya agar tidak masuk ke lobang yang sejenis.saya belajar melangkah dengan lebih hati-hati,karena saya merasa yakin(setalah saya terjatuh),di depan akan ada lubang yang lebih besar dan lebih banyak.,dalam fikiran saya saat itu adalah,tidak ada gunanya saya mengingat rasa sakit yang saya rasakan,itu malah menghambat perjalanan saya,dan andai kita berjalan dengan seseorang lalu jatuh bersama-sama,saya tak akan bisa bantu teman seperjalanan saya kalau saya tetap tersungkur dan menangisi rasa sakit,yang harus saya lakukan adalah fokus sama saat ini,karena apa yang kita lakukan sekarang sangat menentukan kita di masa depan,
   
    Masa depan itu abstract,saat ini itu pasti,,jadi yang saya lakukan adalh memperbaiki hari ini,saat ini,karena sudah tidak ada yang bisa saya lakukan lagi dengan masalalu.jika hari ini kita lakukan hal baik,maka besok kita akan lebih baik lagi,

    Jika hari ini kita membuat sebuah kursi,maka besok kita akan punya kursi,jika hari ini kita membakar sapu maka besok kita tek lagi punya sapu.

   Seperti itulah kira-kira..
wallahu a'lam.



<<Sebelumnya...|Selanjutnya..>>
   
     
   

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More