Sejarah photografi

  Dalam sebuah buku yang disusun oleh Alma Davenport,yang berjudul The History of photography,yang di terbitkan oleh University of New Mexico Press tahun 1991,Tertulis bahwa pada abad ke-5 sebelum masehi ada seorang pria yang mengamati sebuah fenomena yang terjadi dalam sebuah kamar yang gelap,di dinding kamar tersebut terdapat lubang kecil(pinhole),dan dia menyadari kalau pemandangan di luar kamar tersebut ter refleksikan secara terbalik di dalam kamar melalui lubang kecil tersebut,Pria ini bernama Mo Ti, dan Mo Ti lah orang pertama yang menyadari akan fenomena kamera obscura
.
   Selang beberapa abad kemudian kira-kira pada abad ke ,banyak sekali orang yang menyadari akan fenomena ini,beberapa di antaranya adalah aristoteles pada abad ke 3 SM,dan kemudian berusaha untuk menciptakan dan mengembangkan alat yang sekarang di kenal dengan istilah kamera.

    Seorang ilmuwan berkebangsaan italia bernama Angelo Sala pada awal abad ke-17 menemukan,apabila serbuk nitrat perak terkena cahaya maka ia akan berubah warna menjadi hitam,yang kemudian di buktikan oleh seorang professor anatomi berkebangsaan Jerman,Johan Heinrich Schulse bahwa pelat chloride perak tidak menghitam karena panas,tetapi karena cahaya,lalu dia mempraktekannya dengan menggunakan cahaya matahari untuk merekam serangkaian kata-kata pada pelat tersebut,dia berhasil namun sayang gambar yang di hasilkan tidaklah permanent.

    Seratus tahun kemudian atau sekitar tahun 1800 Thomas Wedgwood,ber eksperimen untuk merekam gambar positif dari citra camera obscura berlensa(pada masa itu kamera lazimnya kamera pinhole yang hanya menggunakan lubang kecil saja tanpa lensa),tapi hasil pekerjaan Thomas sangat mengecewakan,dn akhirnya seperti halnya johan,Thomas berkonsentrasi membuat gambar-gambar negatif,dengan cahaya matahari di atas media kulit atau kertas putih yang telah di saputi komponen perak.setelah Humprey Davy dari inggris melakukan uji coba lebih lanjut,dia berhasil merekam sebuah imagi menggunakan kamera obscura tanpa lensa,namun dia bernasib sama seperti johan,gambarnya cepat berubah menjadi hitam dengan kata lain,image yang di rekam humprey juga tidak permanent.

   Akhirnya 24 tahun kemudian pada tahun 1824,Joseph-Nichepore Nepce(1765-1833) seorang seniman lithografy berkebangsaan perancis berhasil melahirkan sebuah image kabur,dan ia pun berhasil mempertahankannya(permanent),melalui proses yang di sebutnya heliogravure(proses kerjanya mirip lithograph)di atas pelat berlapis aspal,setelah 8 jam meng-exposed pemandangan dari jendela kamarnya,kemudian ia pun mencoba menggunakan kamera obscura berlensa,proses yang bernama "heliogravure"pada tahun 1826 inilah yang akhirnya menjadi sejarah awal photografi sebenarnya.photo yang di hasilkan itu kini tersimpan di University of Texas di austin,USA.

    Merasa kurang puas,pada tahun 1827 Niepce mendatangi mendatangi designer panggung opera yang juga pelukis,Louis-Jacques Mande' Daguerre (1787-1851),untuk berkolaborasi,dan jauh sebelum eksperimen Niepce dan Daguerre telah berhasil,dan mereka meramalkan bahwa "photografi akan menjadi seni termuda yang di lahirkan zaman".

   Sayang sebelum menunjukan hasil yang optimal,Niepce meninggal dunia.Baru pada tanggal 19 agustus 1839,Daguerre di nobatkan sebagai orang pertama yang berhasil membuat photo sebenarnya,Sebuah gambar permanent pada lembaran plat tembaga perak yang dilapisi larutan iodin yang disinari selama satu jam cahaya langsung dengan pemanas mercury(neon).Proses ini dinamakan daguerreotype.untuk membuat gambar jadi permanent,pelat di cuci dengan larutan air garam dapur dan air suling.

photo pertama di dunia

  Photografi mulai tercatat resmi pada abad ke-19 dan lalu berpacu bersama kemajuan-kemajuan lain yang di lakukan manusia sejalan dengan kemajuan tekhnologi yang sedang gencae-gencarnya,pada tahun 1839 yang di canangkan sebagai awal tahun photografi,perancis menyatakan bahwa photografi merupakan terobosan tekhnologi,sat itu rekaman yang dapat di lihat dalam bentuk 2 dimensi dan sama seperti apa yang terlihat telah dapat di buat secara permanent.

    januari 1839,penemu photografi dengan proses kimia pada pelat logam Louis-Jacques Mande' Daguerre (1787-1851),sebenarnya ingin mematen kan hasil temuannya itu,akan tetapi pemerintah perancis dengan di landasi berbagai pemikiran politik,berpikir bahwa,temuan itu sebaiknya di bagikan kepada dunia secara cuma-cuma,maka saat itu manual asli daguerre menyebar ke seluruh dunia,walau di terima dengan setengah hati karena rumitnya proses dalam pengerjaannya.
     Lalu pada tahun 1900 tercipta kamera mammoth,kamera ini sangat besar mungkin oleh karena itu kamera ini di sebut mammoth merujuk pada gajah raksasa pada jaman purba,kamera ini beratnya mencapai,1400 pound,dengan lensa seberat 500 pound,kamera yang sungguh sangat besar sekali,dan di butuhkan sekitar 15 orang untuk mengubah atau memindahkannya,dan di perlukan 10 galon bahan kimia untuk memproses sebuah film berukuran 4,5 x 8 kaki.
     Pada tahun 1950 mulai lah di gunakan prisma pada sebuah kamera untuk mempermudah pembidikan pada kamera single refleks lens(SLR)dan terus di kembangkan sampai saat ini. Ukuran kamera pada saat itu pun sudah relatif kecil dan mobile atau mudah untuk di pindah-pindah atau bahkan di bawa kemana saja dengan praktis,Lalu pada tahun 1972 hasil temuan dari Edwin Land yaitu kamera polaroid mulai di pasarkan,kamera polaroid ini merupakan kamera yang mampu menghasilkan gambar tanpa proses pengembangan dan pencetakan film.
     Perkembangan kamera berkembang pesat setelah George Eastman lewat perusahaannya Eastman Kodak mengembangkan photografi,dengan menciptakan serta memasarkan roll film dan kamera boks yang praktis,terobosan demi terobosan pun tercipta dengan perbaikan di berbagai segi,seperti perbaikan lensa,shutter serta kertas photo,dan di kemudian hari juga pengembangan dengan adaptasi tekhnologi terkini.,dan jepang pun ikut serta mengembangkan photografi lewat nikon.
 
 


<<Kembali...||Selanjutnya..>>

Daftar pustaka.
Photografi,sejarah photografi
DUNIAPHOTOGRAFI,Sejarah photografi dunia
wikipedia indonesia,sejarah fotografi

 
 
   

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More